Saat kau memutuskan untuk menduakanku aku hanya bersedih
Saat kau mulai membohongiku aku hanya bisa merasa kecewa
Saat kau memberi harapan padaku, aku hanya sebatas berharap
Saat kau menyuruhku untuk menunggu, akupun menunggu sampai malam habis
Saat aku mengetahui kau akan meninggalkanku
Aku tertawa hebat sampai rahangku hampir lepas
Dapatku bayangkan suguhan senyum kemenanganmu
Aku hanya bisa menyelamatkan hidupku dari seonggok sampah seperti kau
Sudah tak ada lembar kosong lagi untuk mencatat segala kekurang ajaranmu!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar